
LUWU TIMUR – Dalam rangka menjaga struktur tanah dan mencegah kerusakan lingkungan di sekitar aliran sungai, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo melakukan langkah nyata. Kegiatan ini berupa pemasangan bronjong kawat di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung pada Jumat (30/10/2026).
Bronjong yang terbuat dari kawat yang diisi batu kali itu diletakkan secara berlapis di sepanjang sisi sungai, khususnya di area Jembatan Cendana. Konstruksi ini berperan sebagai penyangga tanah, yang diharapkan dapat menekan risiko terjadinya abrasi dan longsor yang disebabkan oleh aliran air.
Para anggota Satgas terus melanjutkan pekerjaan tersebut bersama warga setempat. Kegiatan dimulai dari pengumpulan batu kali, merakit kawat bronjong, hingga menyusun material dilakukan secara kolaboratif oleh masyarakat dan prajurit.
Kapten Inf Mika Ramang, selaku Dan SSK Satgas TMMD ke-130, mengungkapkan bahwa proses pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap dengan fokus pada kekuatan setiap susunan agar efektivitasnya maksimal. “Hari ini kita fokus pada pemasangan bronjong kawat, dan saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen,” ujarnya.
Proyek ini sangat berarti bagi masyarakat di Desa Cendana, terutama untuk menjaga stabilitas sekitar jembatan. Diharapkan dengan penambahan struktur ini, tanah di sekitar jembatan tidak mengalami pengikisan, sehingga keberadaan jembatan tetap aman dan terjaga.
Meskipun anggotanya harus bekerja keras di tengah terik matahari untuk mengangkat batu berat, para prajurit menunjukkan semangat pantang menyerah. Dukungan dari warga setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur yang bermanfaat untuk bersama juga sangat terlihat.
Dengan upaya pemasangan bronjong yang dilakukan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen untuk melestarikan lingkungan serta mendukung akses masyarakat.
