• TMMD
  • TMMD 130 Kodim 0510/Tigaraksa Galang Kesadaran Lalu Lintas di Kalangan Siswa

    Tigaraksa – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa melibatkan lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur. Kali ini, fokus pada pembinaan generasi muda pun dihadirkan melalui kegiatan edukasi tentang wawasan kebangsaan dan keselamatan berlalu lintas bagi siswa SMPN 1 Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (15/10/2026).

    Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut melibatkan 40 orang siswa, dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Jayanti Imam Nurkholik, S.Pd., serta perwakilan dari Satlantas Polres Kota Tangerang, staf Ter Kodim 0510/Tigaraksa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

    Dalam kegiatan ini, personel dari Satlantas mengajak para siswa untuk menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas agar setiap aktivitas di jalan raya dapat dilakukan dengan selamat.

    Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan sambutan dari pihak sekolah dan penyampaian materi. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, doa bersama, dan sesi foto bersama. Upaya ini merupakan bagian dari TMMD yang bertujuan untuk mendidik karakter generasi muda agar disiplin, bertanggung jawab, serta peka terhadap keselamatan baik diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.