• TMMD
  • Sinergi TNI dan Warga: Babinsa Kesongo Membuat Jemblem Bersama Masyarakat

    BOJONEGORO, – Suara dentingan alu yang berirama berpadu dengan bunyi lumpang mengisi keheningan pagi di dapur sederhana, pada Selasa (4/8/2026).

    Di rumah salah satu warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terlihat pemandangan yang jarang ditemui di balik dinding dari anyaman bambu tersebut.

    Seorang prajurit TNI dengan seragam lengkap, disertai ban lengan bertuliskan ‘Babinsa’, tampak cekatan saat memegang alat tradisional itu. Dengan semangat yang tinggi dan hati-hati, ia membantu seorang ibu lanjut usia beserta warga setempat mengolah bahan makanan tradisional bernama jemblem, yang terbuat dari singkong lezat dengan isian gula merah manis.

    Serka Lasmidi, sebagai Babinsa Desa Kesongo, hadir dengan tujuan yang lebih dari sekadar kegiatan fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Kehadirannya di dapur warga mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

    TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro dirancang tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Bagi para prajurit di lapangan, proses pembangunan mencakup dimensi sosial dan emosional masyarakat.

    Di tengah kesibukan TMMD, Serka Lasmidi memilih cara yang lebih dekat dengan hati: terlibat langsung dalam aktivitas sehari-hari warga. ‘Kegiatan seperti ini bertujuan untuk mendekatkan kami kepada masyarakat dan mengedukasi mereka tentang program TMMD. Kami berharap warga termotivasi untuk ikut berpartisipasi dan menjaga hasil pembangunan yang dilakukan,’ ujarnya saat beraktivitas menumbuk adonan.

    Dalam suasana hangat di dapur, yang dipenuhi dengan tawa dan kebersamaan, Serka Lasmidi menyampaikan pesan-pesan tentang manfaat dari proyek pembangunan tanpa terkesan menggurui. Sementara ibu-ibu sibuk membentuk adonan dan menyiapkan minyak goreng, ia mendengarkan aspirasi warganya serta menyisipkan nilai-nilai gotong royong yang krusial bagi kelancaran TMMD.

    Pendekatan ramah dan komunikatif dari Serka Lasmidi disambut positif oleh masyarakat. Bagi mereka, kehadiran TNI dalam aktivitas domestik menciptakan rasa aman dan kedekatan yang penuh kekeluargaan.

    “Kami sangat senang bapak Babinsa mau melebur bersama kami di dapur, membantu menumbuk singkong untuk jemblem. Rasanya seperti bagian dari keluarga sendiri,” ungkap salah satu warga.

    Keterlibatan prajurit TNI yang mau berbaur hingga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat menegaskan bahwa TMMD lebih dari sekadar proyek pembangunan tahunan, melainkan sebuah jembatan penghubung emosi antara TNI dan warganya. Dari selera jemblem Desa Kesongo, tumbuh semangat gotong royong yang kuat untuk membangun desa menuju masa depan yang lebih sejahtera.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins