• TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Rehabilitasi RTLH Ni Nengah Madri

    Bangli – Daya juang gotong royong kembali menunjukkan arti pentingnya dalam proyek rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dimiliki Ni Nengah Madri di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Keterlibatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli dengan masyarakat setempat terlihat dari kerja sama dalam setiap proses pembangunan yang dilakukan dengan penuh semangat.

    Proses pembangunan yang meliputi pemasangan kusen, perapian plafon, hingga penyempurnaan elemen interior rumah, dilakukan secara kolektif. Keberhasilan ini menjadi simbol kuat dari kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program TMMD ini.

    Dalam pernyataannya, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menekankan pentingnya tata nilai gotong royong yang selalu diusung dalam berbagai kegiatan TMMD. “Kami tidak hanya membangun fisik bangunan, namun juga membangun rasa persatuan dan kepedulian antar sesama. Kebersamaan ini adalah kekuatan utama untuk mempercepat kemajuan desa,” ujarnya.

    Partisipasi aktif Satgas TMMD dalam kegiatan masyarakat juga berperan dalam meningkatkan hubungan harmonis TNI dan rakyat. Dengan semangat kebersamaan ini, rehabilitasi RTLH diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi keluarga penerima dan juga menjadi dorongan untuk terus melestarikan nilai-nilai gotong royong di lingkungan masyarakat.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.