Gresik – Di Desa Slempit yang terletak di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, terlihat kuatnya ikatan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat lokal dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik. Pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di jalan usaha tani menjadi titik fokus kolaborasi ini, di mana anggota Satgas TMMD bersinergi dengan warga untuk melaksanakan tugas demi kemajuan desa pada Jumat (15/5/2026).
Dipimpin oleh Lettu Arh Putu Suryawan, kegiatan pembangunan TPT dimulai sejak pagi dan berlangsung dengan semangat yang tinggi. Warga dan anggota Satgas saling bantu, bergantian dalam mengangkut material, meratakan tanah, hingga menyusun fondasi tanggul agar konstruksinya lebih kuat dan tahan lama.
Walau di bawah terik matahari, suasana kerja tetap dipenuhi keceriaan dan semangat kebersamaan. Kehadiran anggota Satgas TMMD di tengah-tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam hal fisik tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan rasa komunitas yang ada.
Lettu Arh Putu Suryawan menekankan pentingnya pembangunan TPT untuk menjaga jalan usaha tani tetap aman dan mencegah terjadinya longsor ketika musim hujan tiba. Jalan ini juga berfungsi sebagai jalur utama bagi petani dalam menjalankan kegiatan pertanian serta pengangkutan hasil panen.
“Semoga dengan adanya proyek ini, masyarakat Desa Slempit bisa merasakan manfaat yang besar dan mendukung perekonomian para petani,” tambahnya. Program TMMD ini diharapkan memberikan motivasi serta semangat baru dalam pelestarian budaya gotong royong yang merupakan ciri khas masyarakat desa.
Dengan terjalinnya kerjasama yang solid, TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik semakin menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat bisa mewujudkan hasil pembangunan yang positif sekaligus menguatkan hubungan antar warga baik dalam usaha pembangunan maupun solidaritas sosial.
