• TMMD
  • Progres Pemasangan Dinding MCK TMMD Ke-129 di Desa Bandar Raya

    Kuala Kapuas – Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) pada program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1011/Kuala Kapuas menunjukkan kemajuan yang signifikan. Saat ini, tim Satgas TMMD tengah fokus pada tahap pemasangan dinding di MCK Sasaran 5 yang terletak di Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Selasa (4/8/2026).

    Tahap pemasangan dinding dinilai sangat krusial karena memberikan kekuatan pada struktur bangunan dan mempercepat proses pembangunan MCK agar segera selesai. Kolaborasi antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat tercermin dalam aktivitas gotong royong yang dilakukan untuk menyelesaikan proyek ini.

    Dalam proses ini, kehadiran masyarakat sangat berarti, di mana mereka bersama-sama melaksanakan pemasangan dinding dengan ketelitian yang tinggi agar kualitas hasil bangunan dapat terjaga. Kerja keras dan sinergi antara TNI dan warga menjadi bukti nyata dari kebersamaan yang terjalin dalam mendukung pembangunan di desa.

    Dengan adanya pembangunan MCK melalui TMMD Reguler ke-129, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas sanitasi di Desa Bandar Raya serta terciptanya lingkungan yang lebih sehat untuk masyarakat sekitar.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.