• TMMD
  • Pembangunan Tugu TMMD ke-128 di Titik Nol Capai 95 Persen

    Pembuatan tugu atau prasasti TMMD ke-128 yang menjadi salah satu penanda pelaksanaan kegiatan TMMD oleh Kodim 1306/Palu terus menunjukkan progres signifikan.

    Saat ini, pembangunan tugu TMMD yang berada di titik nol lokasi kegiatan di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, telah mencapai sekitar 95 persen.

    Bangunan tugu kini tampak hampir selesai dengan berbagai bagian utama telah rampung dikerjakan. Satgas TMMD saat ini fokus pada tahap finishing dan penyempurnaan agar tugu terlihat lebih rapi dan representatif.

    Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Kebersamaan dan kekompakan terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan di lapangan.

    Tugu prasasti tersebut nantinya akan menjadi simbol pelaksanaan TMMD ke-128 sekaligus pengingat atas kebersamaan TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.