
Luwu Timur – Pelaksanaan program TMMD Reguler ke-130 yang digelar oleh Kodim 1403/Palopo menjadi sarana untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara tentara dan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur seperti jalan, rabat beton, dan jembatan, inisiatif ini juga menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi pondasi kehidupan masyarakat di desa.
Warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, tampak antusias bekerja sama dengan anggota Satgas dalam menyelesaikan berbagai kegiatan fisik di Dusun Rande-Rande pada Sabtu (17/10/2026).
Di Desa Cendana, Kecamatan Burau, semangat solidaritas yang sama juga terlihat saat masyarakat membantu Satgas dalam menyelesaikan proyek yang telah disiapkan. Warga tak segan untuk berkontribusi dalam mengangkut material, mengaduk semen, serta terlibat langsung dalam proses konstruksi bersama para prajurit TNI, meskipun tantangan kondisi lapangan cukup signifikan.
Dan Satuan Tugas TMMD ke-130 dari Kodim 1403/Palopo menekankan bahwa pembangunan fisik hanya merupakan salah satu dari sekian banyak tujuan TMMD.
“Lebih dari sekedar pembangunan infrastruktur, kami ingin membangun semangat gotong royong dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat,” tandasnya.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin selama TMMD dapat terus lestari oleh masyarakat, meskipun program sudah selesai.
Melalui semangat gotong royong yang diusung, TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo diharapkan akan menghasilkan bukan hanya infrastruktur yang solid, tetapi juga semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan bagi warga di Desa Parumpanai dan Desa Cendana.
