• TMMD
  • Komitmen Bersama TNI dan Masyarakat Memperbaiki Jalan Desa di Malang

    MALANG – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818 Kabupaten Malang.

    Kali ini, Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengerjaan pengecoran jalan desa demi meningkatkan akses transportasi dan mendukung kelancaran perekonomian warga.

    Dengan penuh semangat, anggota Satgas TMMD dan warga bekerja bersama mengerjakan pengecoran jalan. Mulai dari menyiapkan material, mengangkut bahan bangunan, hingga meratakan adukan cor dilakukan secara bersama-sama. Suasana kebersamaan begitu terasa, mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

    Pembangunan jalan ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kondisi jalan yang semakin baik nantinya akan mempermudah aktivitas warga, terutama para petani dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju tempat penjualan.

    Selama ini, akses jalan desa memiliki peran penting dalam menunjang berbagai kegiatan masyarakat. Dengan adanya peningkatan infrastruktur melalui pengecoran jalan, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih efisien, serta biaya transportasi dapat ditekan.

    Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat membawa semangat kebersamaan untuk membangun desa agar semakin maju dan berkembang.

    TNI lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Melalui TMMD ke-130 Kodim 0818 Kabupaten Malang, semangat gotong royong terus diwujudkan dalam aksi nyata.
    Harapannya, jalan yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan menjadi salah satu pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Karena jalan yang baik bukan hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan membawa harapan baru bagi warga desa.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.