Cilegon – Proyek infrastruktur transportasi di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, kini tengah memasuki tahap akhir. Selama 21 hari pelaksanaan program kemanunggalan, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin oleh Kodim 0623/Cilegon telah mencatat perkembangan yang sangat signifikan. Pengerasan jalan penghubung antara wilayah tersebut telah mencapai 92 persen pada Rabu (13/5/2026).
Jalan baru yang sedang dikerjakan berada di Kelurahan Mekar Sari. Infrastruktur ini memiliki panjang 1.800 meter dan lebar 6 meter. Jalur ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi perekonomian masyarakat setempat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mengatasi masalah isolasi di area perbukitan Pulomerak.
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam proyek ini. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat gotong-royong masyarakat yang berkolaborasi dengan aparat TNI di lapangan.
“Syukur Alhamdulillah, hasil pengerasan jalan sepanjang 1.800 meter kini mencapai 92 persen pada Rabu, 13 Mei 2026. Ini semua berkat dedikasi seluruh tim kerja tanpa kenal lelah, didukung oleh masyarakat Mekar Sari yang bekerja sama di lapangan,” kata Letkol Inf Imam Buchori dalam siaran persnya.
Dari tinjauan kondisi lapangan, cuaca di Kelurahan Mekar Sari mendukung kelancaran proyek. Hujan yang minim dalam beberapa minggu terakhir memungkinkan pengangkutan material dan pengerasan tanah dilakukan dengan optimal.
Keamanan dalam area TMMD ke-128 pun terpantau aman dan terkendali, memberikan kenyamanan bagi pekerja dan masyarakat yang terlibat. Dengan sisa 8 persen untuk mencapai 100 persen, Satgas TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon yakin semua pengerjaan akan tuntas sebelum upacara penutupan program.
