• TMMD
  • Kesiapan Satgas TMMD ke-130: Apel Pagi Awali Langkah Pembangunan Desa

    Luwu Timur – Kedisiplinan dan kesiapan mental menjadi kunci dalam pelaksanaan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang digelar oleh Kodim 1403/Palopo. Untuk memulai aktivitas pembangunan, ratusan prajurit secara rutin melaksanakan apel pagi di Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur, Senin (26/10/2026).

    Sejak pukul 05.45 WITA, sekitar 80 anggota Satgas telah berkumpul merapat di lapangan apel sementara. Mereka berdiri rapi mengikuti proses pengecekan kehadiran, kondisi fisik, kelengkapan peralatan, serta pengarahan terkait sasaran pekerjaan yang akan dikerjakan.

    Dalam kesempatan tersebut, pembagian tugas dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami tanggung jawabnya dengan jelas. Sejumlah prajurit akan bertugas dalam proyek pembangunan jalan rabat beton, jembatan di Dusun Cendana, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mida, serta berbagai fasilitas pendukung untuk air bersih.

    Pengecekan peralatan keselamatan juga menjadi fokus utama sebelum anggota bergerak menuju lokasi kerja masing-masing. Tindakan ini diambil untuk menjamin kelancaran pekerjaan sekaligus meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan di lapangan.

    Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bintara Rohani Satgas. Para prajurit berdoa untuk kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat.

    Kapten Inf Mika Ramang, selaku Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, menegaskan bahwa pelaksanaan apel dan doa pagi merupakan rutinitas yang harus dilakukan secara berkesinambungan. “Setiap pagi kami melaksanakan apel untuk memastikan kesiapan semua personel serta kelengkapan yang diperlukan. Doa ini juga penting untuk memohon perlindungan agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik sangat dibutuhkan mengingat setiap proyek TMMD memiliki karakter pekerjaan yang berbeda. Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan setiap prajurit dapat menjalankan tugas mereka secara teratur dan saling mendukung satu sama lain.

    Bintara Rohani Satgas juga menekankan bahwa doa bersama berfungsi sebagai pengingat untuk menjaga niat pengabdian dan terus bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk membantu masyarakat. “Kami berharap agar para prajurit dan masyarakat yang terlibat dalam gotong royong ini selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalani tugas,” ungkapnya.

    Kegiatan positif tersebut mendapat tanggapan baik dari masyarakat setempat. Jumaing (50) mengungkapkan bahwa ia terkesan dengan kebiasaan para prajurit yang selalu memulai aktivitas dengan apel dan doa bersama. “Melihat mereka selalu berkumpul, berdoa, dan baru kemudian bekerja, saya merasa ini adalah contoh positif bagi kami. Ini mengingatkan bahwa setiap pekerjaan perlu diawali dengan niat baik dan doa,” katanya.

    Dengan rutinitas ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus memperkuat disiplin, kebersamaan, dan kesiapan anggotanya. Dengan berpegang pada tanggung jawab dan prosedur keselamatan, diharapkan proyek pembangunan di Desa Parumpanai dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    3 mins