• TMMD
  • Keceriaan Bersama Anggota Satgas TMMD ke-129 di Desa Tlemang

    LAMONGAN, — Dalam suasana penuh debu dan sinar matahari yang menyengat, Desa Tlemang di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan menjadi saksi hadirnya momen hangat. Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan tampak bersemangat tidak hanya dalam pengerjaan proyek fisik, seperti pembangunan jalan, tetapi juga dalam menjalin kebersamaan dengan penduduk setempat.

    Pendekatan yang digunakan oleh Satgas TMMD terbukti sederhana namun menggugah hati: berinteraksi secara akrab sembari melaksanakan pekerjaan. Bagi mereka, tugas membangun desa tidak hanya sekadar menyelesaikan pembangunan, tetapi juga membangun hubungan yang saling percaya serta menghilangkan batasan formal antara aparat dan masyarakat.

    Sejak pagi, semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi proyek. Percakapan santai yang menyentuh berbagai topik mulai dari hasil panen hingga cerita keluarga mengisi sela-sela aktivitas fisik, seperti membawa batu dan menata paving. Dalam suasana tersebut, tawa dan keceriaan menjadi pembawa lebur rasa lelah baik bagi prajurit maupun komunitas lokal.

    Salah satu anggota Satgas, Serda Gomgom, berbagi pengalaman, “Obrolan sambil bekerja membuat kami lebih memahami keadaan warga. Kami merasa bukan hanya sebagai tamu, melainkan sebagai bagian dari keluarga mereka.” Kehadiran anggota TNI yang mau mendengarkan suara rakyat kecil rupanya membuat warga Desa Tlemang merasa dihargai dan penting. Mbah Somo (58) yang merupakan salah satu penduduk setempat merasa sangat terkesan dengan keramahan para prajurit. “Keramahtamahan mereka membuat kami merasa nyaman, hingga sesekali bercanda. Rasanya seperti bekerja bersama saudara sendiri,” ungkapnya.

    Melalui inisiatif TMMD ke-129, Kodim 0812/Lamongan menunjukkan bahwa hubungan erat antara TNI dan rakyat tidak hanya dibentuk melalui upacara formal, melainkan melalui interaksi sederhana yang berarti. Diharapkan bahwa program ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga menyisakan kenangan yang kuat dan ikatan emosional yang dalam antara TNI dan masyarakat Lamongan.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins