• TMMD
  • Jembatan Ulusawa–Taipa Masuki Tahap Pengecoran, Akses Antar Desa Segera Terwujud

    Konawe Utara – Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Ulusawa dan Desa Taipa kini memasuki tahap krusial, yakni proses pengecoran. Tahapan ini menjadi penanda bahwa proyek infrastruktur dalam program TMMD ke-128 mulai mendekati penyelesaian. Rabu (06/5/2026).

    Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat kompak melaksanakan pengecoran secara gotong royong. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi warga kedua desa.

    Dansatgas TMMD, Letkol Kav Kuswara, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.

    “Dengan masuknya tahap pengecoran, kami optimistis pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI untuk membantu memperlancar akses warga,” ujarnya.

    Jika rampung, jembatan ini akan mempermudah aktivitas warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta pelayanan sosial lainnya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.