
Luwu Timur – Ketersediaan air bersih merupakan salah satu unsur vital bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Demi memastikan pelayanan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kesehatan, Satgas TMMD ke-130 dari Kodim 1403/Palopo melibatkan Bintara Kesehatan dalam pengawasan distribusi air melalui mobil tanki di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, pada Senin (26/10/2026).
Mulai dari pukul 09.00 WITA, Sertu Ardi yang bertugas sebagai Bintara Kesehatan dari RST Palopo turut dalam Satgas TMMD menjalankan pemeriksaan awal terhadap kualitas air sebelum disalurkan kepada warga. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan standar pelayanan yang baik, tetapi juga untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas air untuk kesehatan keluarganya.
Dalam kegiatan pemeriksaan, Sertu Ardi menggunakan beberapa alat guna mengecek sejumlah parameter air, termasuk pH, kekeruhan, serta klorin. Pengukuran ini memperhatikan kondisi fisik air, tingkat asam, dan kebersihan air yang disesuaikan dengan standar pemeriksaan yang berlaku.
Hasil pengukuran awal menunjukkan bahwa air memiliki pH 7,2 dan tingkat kekeruhan 2,1 NTU. Untuk memastikan bahwa air tersebut layak dari segi mikrobiologis, sampel air selanjutnya dikirim ke Puskesmas Mappedeceng untuk dilakukan tes E. coli. Kapten Inf Badar, selaku pimpinan SSK TMMD ke-130, menegaskan bahwa Satgas berkomitmen tidak hanya menyediakan air, tetapi juga memastikan kualitasnya.
“Fokus kami adalah kesehatan masyarakat. Kami ingin memastikan kualitas air tidak hanya ditinjau dari kuantitas, namun juga parameter yang dapat diukur secara objektif. Tindakan ini penting agar hasil yang lebih komprehensif tentang kualitas air dapat diketahui,” ungkapnya.
Menurut Kapten Inf Badar, pengawasan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Satgas untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama pelaksanaan TMMD ke-130.
Sertu Ardi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tempat penampungan air. Ia mengingatkan warga agar menjaga wadah penampungan tetap tertutup dan rutin membersihkannya untuk mencegah masuknya kotoran dan berkembangnya jentik nyamuk, yang dapat membahayakan kesehatan.
“Kami menyarankan agar warga merebus air sebelum meminumnya sampai hasil laboratorium keluar. Kebiasaan ini bisa sangat membantu dalam melindungi kesehatan keluarga,” terangnya.
Hasna (35), salah seorang warga yang mengambil air dari keran dekat masjid, memberikan respons positif terhadap kehadiran petugas kesehatan dalam kegiatan tersebut.
“Kami merasa terbantu dengan adanya air yang diantar langsung dan ada pemeriksaan kualitasnya. Semoga pasokan air ini dapat terus ada untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga kami,” tuturnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa program TMMD tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan pelayanan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pengawasan terhadap distribusi air bersih, Satgas TMMD ke-130 dari Kodim 1403/Palopo berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Parumpanai.
