• TMMD
  • Apel Pengecekan Jadi Langkah Akhir Persiapan Penutupan TMMD Ke-128

    Manokwari Utara – Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari melaksanakan apel pengecekan kesiapan lapangan sebagai bagian dari persiapan akhir menjelang upacara penutupan TMMD di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Rabu (20/5/2026).

    Apel tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel, sarana pendukung, dan kondisi lapangan siap digunakan pada pelaksanaan penutupan program TMMD.

    Selain melakukan pengecekan, personel Satgas bersama masyarakat juga melaksanakan kerja bakti membersihkan area sekitar lokasi upacara.

    Dan SSK TMMD Ke-128, Kapten Inf Pius Huik, menegaskan bahwa kesiapan yang matang sangat diperlukan agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman dan tertib.

    “Kami terus berkoordinasi dan memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana sehingga kegiatan penutupan nanti berlangsung sukses,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Kampung Tanah Rubuh yang terus membantu personel Satgas hingga menjelang akhir kegiatan TMMD.

    Semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD diharapkan dapat terus terjaga meskipun program nantinya telah selesai.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.