• TMMD
  • Sinergi TNI dan Rakyat Rampungkan Pengaspalan Jalan 10 CM di Kedamean Gresik

    Gresik – Aktivitas transportasi di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, kini dipastikan bakal semakin lancar dan tanpa hambatan berarti. Melalui program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik, pengerjaan pengaspalan jalan di Desa Slempit telah memasuki tahap akhir dengan hasil memuaskan. Rampungnya proyek ini disambut gembira oleh warga yang sudah lama mendambakan sarana transportasi yang memadai.

    Pantauan di lokasi pada Selasa (19/5/2026) menunjukkan bahwa seluruh permukaan jalan desa kini sudah tertutup rapat oleh lapisan aspal hitam yang rapi. Alat-alat berat yang diterjunkan ke lokasi telah menyelesaikan proses penggilasan dan pemadatan material secara optimal. Jalan yang dahulunya dikeluhkan karena sulit dilalui, kini berubah menjadi jalur yang sangat nyaman untuk berkendara.

    Kualitas proyek fisik ini menjadi perhatian utama Kodim 0817/Gresik dengan menerapkan standar pengerjaan yang sangat tinggi di lapangan. Ketebalan lapisan aspal yang dihamparkan di sepanjang jalan Desa Slempit ini sengaja dibuat setebal 10 sentimeter. Ukuran tebal tersebut sengaja dipilih agar struktur jalan tidak mudah rusak akibat faktor cuaca maupun volume kendaraan yang melintas.

    Pemandangan menarik terlihat selama proses konstruksi, di mana kemanunggalan antara TNI dan rakyat begitu kental terasa di setiap sudut pengerjaan. Satgas TMMD dan masyarakat setempat tampak tidak kenal lelah bekerja bersama demi mewujudkan mimpi memiliki jalan kampung yang mulus. Ikatan gotong royong ini terbukti efektif mempercepat target waktu penyelesaian yang sudah dijadwalkan oleh komando atas.

    Menanggapi keberhasilan tersebut, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., memberikan penjelasan mengenai esensi program ini. Beliau menyatakan bahwa fokus utama TMMD bukan sekadar membangun fisik, melainkan mengakselerasi kesejahteraan masyarakat lewat pembenahan infrastruktur. Jalan desa yang baik adalah kunci utama pembuka isolasi ekonomi daerah terpencil.

    Letkol Inf Fadly Subur Karamaha juga menambahkan bahwa kelancaran konektivitas antarwilayah ini diproyeksikan bakal memicu pertumbuhan sektor usaha mikro di Desa Slempit. Mobilitas warga yang tinggi akan menstimulasi munculnya peluang-peluang bisnis baru di sepanjang koridor jalan yang baru diaspal tersebut. Pihak TNI berharap hasil kerja keras ini dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan lintas generasi.

    Faktor utama yang membuat proyek ini sukses besar adalah besarnya dukungan moral dan tenaga yang diberikan oleh penduduk lokal sejak awal kegiatan. Kolaborasi harmonis antara prajurit TNI dan warga kini telah membuahkan hasil nyata yang langsung bisa dirasakan manfaatnya. Desa Slempit kini memiliki modal infrastruktur yang kokoh untuk melangkah menuju kemajuan desa yang lebih mandiri.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins