
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-130 untuk tahun anggaran 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 1808/Mansel terus melanjutkan usaha untuk memperbaiki infrastruktur di kawasan pedesaan. Saat ini, sudah memasuki hari ke-25, di mana anggota Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan masyarakat setempat tidak hanya fokus pada konstruksi jembatan, tetapi juga meninjau dan memastikan bahwa kualitas serta kelayakan bangunan tersebut aman untuk digunakan oleh warga setempat. Kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Manokwari Selatan pada hari Minggu, 8 November 2026.
Dalam proses tersebut, Serka Pande, salah satu anggota Satgas TMMD Ke-130, bertanggung jawab untuk melakukan pengukuran pada berbagai elemen dari jembatan yang sedang dalam tahap pembangunan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua dimensi konstruksi sesuai dengan pedoman dan instruksi teknis yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pengukuran yang akurat sangat penting dalam tahap pembangunan, karena ketepatan ukuran berpengaruh besar terhadap daya tahan, stabilitas, dan keamanan jembatan yang dibangun. Oleh karena itu, tujuan pembangunan tidak hanya terbatas pada aspek fisik semata, namun juga mempertimbangkan standar kelayakan yang diperlukan agar infrastruktur dapat berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
Serka Pande menegaskan bahwa setiap dimensi yang diukur harus benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Keterampilan dalam pengukuran ini merupakan wujud dari komitmen Satgas TMMD dalam menghasilkan pembangunan yang berkualitas, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan semangat kolaborasi antara anggota TNI dan masyarakat, yang semakin erat seiring dengan pelaksanaan program TMMD Ke-130.
