• TMMD
  • Aksi TMMD ke-130 Dukung Pembangunan Sumber Air di Dusun Manur

    LANDAK – Dalam upaya meningkatkan akses terhadap air bersih, Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 1210/Landak melakukan aksi nyata dengan mempercepat pembangunan sumur bor dan tandon air di Dusun Manur, berlangsung pada Sabtu (7/11/2026).

    Pembangunan infrastruktur air bersih ini merupakan salah satu fokus utama dari program TMMD ke-130, yang diharapkan bisa memberi dampak positif kepada masyarakat setempat. Saat ini, proses pembangunan terus berlangsung, termasuk tahap plesteran pada dinding tandon air yang merupakan bagian dari penyelesaian struktur tersebut.

    TNI dan masyarakat terlihat bekerja sama secara aktif dalam menyelesaikan setiap langkah proyek ini. Kerja sama yang terjalin mencerminkan sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh penduduk desa.

    Letkol Inf Doni Prasetyo, selaku Komandan Kodim 1210/Landak dan Dansatgas TMMD ke-130, menyatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, dan melalui proyek sumur bor serta tandon air ini, diharapkan masyarakat Dusun Manur akan lebih mudah memperoleh air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari,” tuturnya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.