
KOTA BENGKULU – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu menunjukkan komitmen yang kuat tidak hanya dalam membangun infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian pada kondisi kesehatan masyarakat.
Dalam rangka program nonfisik TMMD, Satgas mengorganisir layanan Posyandu dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk masyarakat pada Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI untuk meningkatkan taraf kesehatan warga melalui akses ke layanan kesehatan yang lebih baik.
Layanan Posyandu dirancang untuk membantu para orang tua memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka, serta menyediakan akses kesehatan bagi ibu dan anak. Dengan dukungan tenaga kesehatan dan kader, pemantauan kesehatan balita dapat dilakukan secara rutin, sehingga orang tua lebih fokus pada kebutuhan kesehatan anak.
Sementara itu, Posbindu berperan dalam mengevaluasi kesehatan masyarakat secara lebih komprehensif. Pemeriksaan yang diberikan bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular, sehingga masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Hal ini memperkuat peran serta masyarakat dan tenaga medis dalam menjamin keberhasilan program kesehatan yang diusung.
Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, Dansatgas TMMD ke-130, berharap bahwa layanan kesehatan ini dapat memupuk kepedulian warga terhadap kesehatan sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan sosial, edukasi, kesehatan, dan pemberdayaan.
Penting bagi masyarakat untuk meneruskan pemanfaatan layanan kesehatan secara berkala, agar hasil dari kegiatan ini bisa dirasakan dalam jangka panjang, bahkan setelah berakhirnya program TMMD. Dengan adanya inisiatif Posyandu dan Posbindu, Satgas TMMD ke-130 melakukan upaya untuk membangun sinergi antara TNI dan rakyat, yang pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
