
BENGKULU – Sinergi antara TNI dan masyarakat adalah aspek krusial yang perlu terus dirawat selama pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Di hari-hari terakhir TMMD ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu, Dansatgas Kolonel Inf Condro Edi Wibowo mengingatkan agar seluruh anggota tim semakin aktif dalam membangun komunikasi dengan warga setempat, pada Kamis (5/11/2026).
Condro menekankan bahwa kesuksesan TMMD tidak hanya dapat dilihat dari selesainya pembangunan infrastruktur seperti jalan, rumah, dan fasilitas publik lainnya. Akan tetapi, hubungan yang terjalin dalam proses tersebut juga merupakan pencapaian penting yang harus terus dirawat setelah program berakhir.
Ia juga menegaskan kepada setiap prajurit untuk tidak hanya terfokus pada tujuan fisik semata. Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk terlibat lebih dalam dengan masyarakat melalui komunikasi dan interaksi sehari-hari yang dapat memperkuat kekeluargaan.
Dalam pelaksanaan TMMD ini, seluruh anggota TNI dan masyarakat telah menunjukkan kebersamaan dengan terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti gotong royong dan program sosial. Melalui kehadiran prajurit di tengah-tengah masyarakat, harapannya adalah terciptanya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong yang semakin menguat.
Dansatgas juga menghimbau agar setiap anggota Satgas menunjukkan perilaku yang baik dan etika yang tinggi selama menjalankan tugas. Sikap yang ramah, sopan, serta perhatian terhadap masyarakat adalah bagian integral dari pengabdian TNI yang harus selalu dipertahankan.
Saat memasuki tahap akhir pelaksanaan TMMD ke-130, Kodim 0407/Kota Bengkulu berkomitmen untuk menyelesaikan semua target program serta menjaga hubungan harmonis yang telah terjalin dengan warga. Diharapkan, setelah program TMMD usai, masyarakat tidak hanya mengingat hasil pembangunan, tetapi juga momen kebersamaan dan kedekatan yang terjalin dengan prajurit TNI yang selalu siap membantu mereka.
