• TMMD
  • Struktur Jembatan Cendana Diperkuat, Pemasangan Bronjong Hampir Tuntas oleh Satgas

    LUWU TIMUR – Pembangunan fisik dalam program TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada Sabtu (31/10/2026), tampak bahwa susunan bronjong di kedua sisi jembatan beton Cendana, yang terletak di Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, semakin terbangun dengan kuat dan tertata rapi.

    Bronjong yang dipasang, terdiri dari kawat berisi batu kali, memiliki peran penting dalam memperkuat struktur jembatan. Selain sebagai penyangga tanah, bronjong juga melindungi bagian abutment atau penyangga utama jembatan dari potensi erosi akibat aliran sungai, terutama pada musim hujan.

    Proses pengerjaan dilakukan secara kolaboratif oleh anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat dengan semangat kebersamaan. Dengan teliti, susunan bronjong ini dipasang agar dapat memastikan fungsi penahan tanah berjalan dengan optimal.

    Kapten Inf. Mika Ramang selaku Dan SSK TMMD Ke-130 menyatakan bahwa pemasangan bronjong adalah pekerjaan vital untuk menjamin kekuatan dan ketahanan jembatan beton Cendana yang menjadi jalur akses penting bagi masyarakat Dusun Cendana. “Kami bersyukur, pemasangan bronjong di kedua sisi jembatan hampir selesai dan sangat kokoh, memastikan bahwa jembatan ini aman untuk dilalui warga dalam jangka panjang,” ujarnya.

    Dengan selesainya pemasangan bronjong, diharapkan jembatan beton Cendana akan semakin kokoh dan aman untuk keperluan masyarakat. Infrastruktur ini menjadi elemen kunci dalam mendukung perbaikan jalan melalui program TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo.

    Diharapkan, pembangunan jembatan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

    Melalui kerja sama dalam pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins