• TMMD
  • Satgas TMMD Ke-130 Geser Fokus Pembangunan Fasilitas Sanitasi di Nabire

    Nabire – Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 yang berada di bawah Kodim 1705/Nabire tengah mengejar progres pembangunan fasilitas sanitasi di Kampung Wanggar Sari, Distrik Wanggar, Papua Tengah. Setelah menyelesaikan pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Gereja GKII Rehobot, Satgas kini mengalihkan fokus mereka ke dua lokasi lainnya, yaitu Gereja GPDP Bahtera Nuh dan SD Negeri Inpres Wanggar Sari, pada Senin (26/10/2026).

    Percepatan pembangunan ini dilakukan demi memastikan semua target fisik di bidang sanitasi dapat terpenuhi sebelum akhir program TMMD Ke-130. Diharapkan kehadiran MCK di tempat ibadah serta lingkungan sekolah dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

    Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, selaku Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 1705/Nabire, menyampaikan bahwa selesai dibangunnya MCK di GKII Rehobot telah menjadi pendorong semangat bagi personel untuk segera menuntaskan dua lokasi berikutnya. Beliau mengungkapkan, “Puji Tuhan, MCK di GKII Rehobot sudah 100 persen selesai dan dimanfaatkan oleh jemaat. Hari ini kita langsung menggerakkan personel untuk mempercepat pekerjaan di GPDP Bahtera Nuh dan SD Inpres Wanggar Sari. Ini adalah wujud kesungguhan kami, TNI hadir untuk membangun, tidak hanya fisik tetapi juga kesehatan dan keimanan masyarakat.”

    Di lapangan, keberadaan personel Satgas digabung dengan warga untuk membagi tugas demi kelancaran pengerjaan. Sementara satu tim bertanggung jawab untuk menggali septic tank dan memasang fondasi MCK di Gereja GPDP Bahtera Nuh, tim lain melanjutkan pekerjaan seperti pemasangan keramik dan instalasi air bersih di SD Negeri Inpres Wanggar Sari.

    Proyek pembangunan fasilitas sanitasi ini menjadi bagian dari usaha untuk meningkatkan kualitas lingkungan pinggir desa. Ketersediaan MCK yang layak menjadi penting untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya bagi anak-anak di sekolah serta jemaat saat memakai fasilitas di rumah ibadah.

    Selain fokus pada percepatan pembangunan, Satgas TMMD juga menonjolkan kolaborasi masyarakat dalam setiap kegiatannya. Personel TNI, warga, guru, serta jemaat gereja saling membantu dalam proses pengangkutan material, pengadukan semen, hingga pemasangan bata.

    Sementara itu, tokoh jemaat dari GPDP Bahtera Nuh menyampaikan terima kasih kepada Kodim 1705/Nabire atas pembangunan fasilitas sanitasi yang telah dilakukan. Ia menekankan bahwa kehadiran MCK sangat penting untuk menjamin kenyamanan jemaat, terutama saat berlangsungnya ibadah.

    Dengan dibangunnya MCK di GKII Rehobot, GPDP Bahtera Nuh, dan SD Negeri Inpres Wanggar Sari, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1705/Nabire berharap masyarakat dapat memiliki akses terhadap sanitasi yang lebih baik. Usaha ini juga menjadi bentuk perhatian TNI terhadap kesehatan masyarakat dan peningkatan kebersihan lingkungan di area Papua Tengah.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins