• TMMD
  • Meski Medan Sukar, Prajurit TMMD 130 Lakukan Apel Pagi Dengan Semangat Tinggi

    Parumpanai, Luwu Timur – Jarak yang jauh dan medan yang menantang tidak menghalangi semangat prajurit untuk melaksanakan apel pagi. Meskipun harus menempuh perjalanan sekitar 2-3 kilometer dengan berbagai rintangan seperti berjalan kaki, melewati jalan berbatu, dan menyebrangi sungai kecil, apel pagi tetap diadakan sebelum pelaksanaan tugas di lokasi TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai dan Cendana.

    Setiap hari tepat pukul 07.00 WITA, seluruh personel Satgas TMMD 130, bersama warga setempat, berkumpul di titik yang sudah ditentukan untuk melaksanakan apel pagi. Dengan sepatu yang dipenuhi lumpur dan seragam yang basah oleh embun pagi, mereka berdiri tegap, berbaris rapi sambil mendengarkan arahan dari Dansatgas. Tekad dan disiplin tetap menjadi prioritas meskipun ada tantangan dari lingkungan sekitar.

    Memang, lokasi sasaran TMMD terletak jauh dengan medan yang sangat berat. Namun, semangat untuk melaksanakan apel pagi tidak pernah kendur. Kapten Inf Badar, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, menegaskan bahwa apel pagi meski di tengah kesulitan adalah representasi disiplin prajurit. “Kami selalu melaksanakan apel pagi sebelum bekerja, tidak peduli seberapa sulit medan yang kami hadapi,” ujarnya.

    Salah satu anggota Satgas yang bertugas di lokasi paling terpencil menyampaikan bahwa apel pagi memberi semangat bagi mereka. “Hampir 2 kilometer jalan kaki menuju lokasi kerja, namun setelah apel pagi saya merasa lebih siap untuk bertugas. Apel pagi seperti pengisi energi bagi kami di tengah segala kesulitan yang ada,” katanya. Warga setempat, Pak Bahar, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kedisiplinan para prajurit yang tetap melaksanakan apel pagi meskipun harus menghadapi medan yang berat.

    Dengan dilaksanakannya apel pagi di tengah kondisi yang sulit, pekerjaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai dan Cendana berjalan dengan tertib, terarah, aman, dan lancar. Disiplin menjadi jiwa prajurit, dan medan sukar bukanlah sebuah rintangan!

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins