
MALANG – Mengurangi prevalensi stunting membutuhkan lebih dari sekadar pemenuhan gizi. Hal ini mencakup kerja sama, perhatian, dan pendampingan dari berbagai elemen masyarakat. Dalam konteks inilah, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0818/Kabupaten Malang berfokus pada pengoptimalan peran Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk menangani isu stunting. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
Ibu Parameta Anggraeni S, S.T., M.Si., yang bertindak sebagai moderator dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), memimpin sesi tersebut dengan menekankan pentingnya dukungan Kader Pembangunan Manusia. Kader ini berperan sebagai garda terdepan dalam upaya mencegah dan menangani stunting di tingkat desa, menjadikan mereka penting dalam sistem kesehatan masyarakat.
Sebagai pendukung keluarga, Kader Pembangunan Manusia membantu untuk mengenali kebutuhan ibu hamil dan anak balita. Mereka berfungsi untuk memastikan bahwa program kesehatan dan pencegahan stunting dapat menjangkau masyarakat dengan efektif. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan komunitas melalui komunikasi yang baik dan kepedulian yang berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami pentingnya koordinasi antar sektor dan peningkatan kemampuan kader, serta pemanfaatan data yang relevan untuk mendukung langkah-langkah pencegahan stunting. Dengan pendekatan bersama antara pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, dan keluarga, masalah pertumbuhan anak dapat terdeteksi dan ditangani lebih awal.
Sasaran nonfisik TMMD ke-130 ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak semata-mata tentang infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang sehat adalah investasi untuk masa depan desa dan bangsa.
Aktivitas ini diharapkan dapat mendorong kesadaran kolektif bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab seluruh elemen. Perhatian kepada ibu hamil, monitoring pertumbuhan balita, edukasi gizi, dan pendampingan bagi keluarga akan berdampak positif dalam menciptakan lingkungan sehat bagi generasi mendatang.
TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang berkomitmen untuk memfasilitasi kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan aktual warga.
Dari Desa Taji, semangat kolaborasi tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan diukur bukan hanya dari konstruksi fisik, tetapi juga dari ketahanan masyarakat, kepedulian antar keluarga, dan kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang cerah.
