• TMMD
  • Infrastruktur Desa Karang Rejo Didorong Lebih Cepat Berkat Alat Berat Grader

    Tanah Laut – Proses pembangunan infrastruktur di bawah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 oleh Kodim 1009/Tanah Laut terus diakselerasi. Pada hari ini, Senin (19/10/2026), alat berat kategori grader telah dioperasikan di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, untuk mendukung kegiatan pengerasan jalan dengan panjang satu kilometer.

    Kedatangan grader ini sangat krusial dalam menunjang efektivitas pekerjaan di lokasi. Tim Satgas TMMD pun memulai langkah awal dengan membersihkan badan jalan dari semak-semak dan bahan-bahan yang dapat mengganggu proses pengerjaan. Langkah ini diambil agar sebelum pengerasan jalan dimulai, area yang dibutuhkan sudah siap digunakan.

    Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., mengungkapkan bahwa kehadiran alat berat akan mempercepat proses pembersihan serta mempersiapkan badan jalan dengan lebih efisien.

    “Penggunaan grader menjadi upaya untuk mempercepat pelaksanaan dan menyiapkan permukaan jalan agar sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan,” jelasnya. Selama menjalankan tugas, anggota Satgas TMMD menjaga fokus pada keselamatan kerja dan ketelitian, serta melaksanakan prosedur pengerjaan secara bertahap agar hasil akhir dapat dicapai sesuai dengan target waktu dan kualitas yang diharapkan.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.