BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, telah resmi berakhir. Meskipun selesai, semangat pembangunan desa harus tetap berkobar di hati setiap warga setempat.
Setelah ditinggal oleh Satgas TMMD, kini menjadi tanggung jawab bersama masyarakat untuk memastikan hasil pembangunan yang ada bisa dirawat dan dikembangkan. Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengajak seluruh warganya untuk tidak hanya menikmati fasilitas yang telah dibangun, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam pemeliharaannya.
Menurut Kusnadi, keberadaan berbagai infrastruktur yang dihasilkan dari program ini mencerminkan hasil kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat diharapkan menjaga fasilitas tersebut agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.
“Setelah berakhirnya TMMD, kami ingin masyarakat tidak hanya menjaga kebersamaan, tetapi juga semangat gotong royong. Pembangunan yang telah terwujud perlu dipelihara bersama agar manfaatnya bisa terus dirasakan,” ungkapnya pada Jum’at (14/8/2026). Ia menegaskan bahwa masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga fasilitas agar bisa berfungsi dengan baik dalam membantu kegiatan sehari-hari.
Lebih jauh, Kusnadi menekankan pentingnya menjadikan berakhirnya program ini sebagai titik awal untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan kemajuan Desa Kesongo. “Jangan biarkan semangat ini padam setelah program berlalu. Ini adalah langkah awal untuk melanjutkan apa yang telah dibangun,” tegasnya.
TMMD ke-129 telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat Kesongo, baik dalam aspek fisik maupun sosial yang mendukung kebutuhan warga. Namun, lain halnya dengan keberhasilan program tersebut, yang tercermin pada kemampuan masyarakat dalam menjaga hasil yang telah dicapai dan mempertahankan persatuan yang telah terjalin.
Kusnadi berharap kerjasama antara masyarakat, pemerintah desa, TNI, dan seluruh pihak terkait dapat terus terjaga meskipun program TMMD secara resmi telah berakhir. “Kebersamaan adalah kunci utama. Mari kita semua menjaga hasil pembangunan, melestarikan lingkungan, dan terus bersatu demi kemajuan Desa Kesongo,” pungkasnya.
Pesan ini menegaskan bahwa penutupan TMMD ke-129 bukanlah akhir dari pembangunan di Desa Kesongo, melainkan awal bagi masyarakat untuk melanjutkan dan merawat hasil yang telah diraih demi masa depan yang lebih baik.
