• TMMD
  • Pelepasan Bekesting Jalan TMMD 129 Kodim 0812 Lamongan Membawa Senyum Warga

    LAMONGAN,– Suara riuh kayu dan besi yang saling beradu memancarkan kebahagiaan di wajah warga Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Setelah sekian hari menunggu dengan penuh harapan, kayu penahan cor atau bekesting yang menghalangi jalan desa akhirnya dihilangkan oleh tim Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan.

    Pelepasan bekesting ini hanya dilakukan setelah tim teknis melakukan pemeriksaan gunanya untuk memastikan bahwa struktur jalan beton telah cukup keras dan siap menahan berat beban. Peristiwa ini bukan sekadar sebuah tahapan dalam pembangunan, melainkan tanda bahwa harapan warga untuk memiliki akses jalan yang lebih baik telah menjadi kenyataan.

    Selama proses pengecoran hingga masa pengeringan, para anggota TNI dan masyarakat sekitar merawat jalan tersebut dengan dedikasi tinggi, seolah-olah mereka sedang merawat tanaman yang berharga. Setiap hari, kondisi cor beton dipantau secara ketat untuk menjaga kualitas dan kekuatan struktur yang dihasilkan.

    Para prajurit TNI yang tergabung dalam satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan sangat bersemangat saat melepas bekesting satu per satu, disambut antusiasme warga yang sudah tak sabar ingin menikmati jalan baru. Mbah Mulyono (62), salah satu warga yang hadir menyaksikan prosesi tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya.

    “Dulunya jalan ini jika hujan akan seperti lahan pertanian, licin dan berlumpur. Sangat sulit untuk membawa hasil panen ke pasar. Melihat jalan yang mulus dan kuat seperti sekarang, hati ini sangat lega. Terima kasih untuk para bapak TNI,” ucap Mbah Mulyono dengan senyuman yang hangat.

    Baginya, setiap titik keringat yang tertumpah selama proses pembangunan kini terbayar ketika melihat senyum bahagia masyarakat. Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menekankan bahwa pelepasan bekesting ini dilakukan setelah perhitungan yang cermat agar jalan tersebut dapat bertahan hingga bertahun-tahun ke depan.

    Dengan adanya pembangunan jalan beton ini, diharapkan bukan hanya memperlancar akses antar-dusun, namun juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa, memfasilitasi akses pendidikan bagi anak-anak, serta memperkuat hubungan antar warga. Sekarang, jalan beton yang kuat dan kokoh itu menjadi simbol kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terjalin dalam kerja keras dan kebersamaan yang tak ternilai. (Pendim0812)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    2 mins