• TMMD
  • Pembangunan RTLH Ibu Nengah Madri Di Desa Sekardadi Hampir Rampung

    Bangli – Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dimiliki Ibu Nengah Madri di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli kini sudah hampir mencapai tahap akhir. Setelah penyelesaian pemasangan atap, Satgas TMMD Ke-129 dari Kodim 1626/Bangli kini melanjutkan dengan pemasangan keramik untuk menyempurnakan bangunan tersebut.

    Pemasangan keramik ini diharapkan dapat menciptakan hunian yang lebih bersih dan nyaman bagi keluarga yang menerima bantuan ini. Anggota Satgas bekerja dengan sangat teliti untuk memastikan setiap bagian lantai dikerjakan dengan baik demi hasil yang optimal.

    Wadansatgas TMMD Ke-129 mengungkapkan bahwa kemajuan rehabilitasi rumah terus bertambah berkat kolaborasi yang baik dari seluruh anggota Satgas dan dukungan dari masyarakat lokal. “Setelah atap terpasang, kami segera bergerak untuk memulai pemasangan keramik supaya proses rehabilitasi rumah ini dapat berlangsung lebih cepat,” ujarnya.

    Ibu Nengah Madri merasa terkejut dengan perubahan drastis pada rumahnya. Ia berharap proses pembangunan dapat segera selesai agar keluarganya bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman. Program TMMD Ke-129 ini menunjukkan komitmen TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menguatkan hubungan antara TNI dan warga di Desa Sekardadi.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.