• TMMD
  • Kebersamaan Satgas TMMD dan Masyarakat Dorong Konstruksi Rumah MCK Sasaran 4

    KAPUAS – Kerjasama antara personel Satgas TMMD Reguler Ke-129 Tahun Anggaran 2026 dengan masyarakat tampak jelas saat pembangunan rumah MCK Sasaran 4 di Desa Bandaraya, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, yang berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026.

    Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas bekerja sama dengan warga setempat dalam memasang struktur rumah MCK agar proyek pembangunan dapat segera melanjutkan ke tahap berikutnya. Keberhasilan kerja sama ini menjadikan proses berjalan dengan lebih efisien dan sesuai dengan rencana awal.

    Pembangunan MCK sebagai salah satu sasaran fisik TMMD ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat di daerah tersebut. Fasilitas ini diharapkan dapat digunakan untuk aktivitas mandi, mencuci, serta kebutuhan kakus, sehingga warga dapat menikmati akses sanitasi yang lebih layak.

    Atmosfer gotong royong yang tercipta menjadi refleksi kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Selain mempercepat proses pembangunan, kebersamaan ini juga semakin memperkuat tali silaturahmi antara aparat serta masyarakat setempat. Dengan perkembangan yang terus membaik, Satgas TMMD yakin bahwa pembangunan rumah MCK Sasaran 4 akan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Desa Bandaraya.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins
    You May Have Missed
  • TMMD
  • Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.